29 October 2011

Infaq

0 Respon
A: Jom infaq kat Somalia dan Palestin!

B: Kalau awak ada niatkan sebahagian harta awak untuk bagi hadiah pada saya, berikan bahagian saya itu pada Somalia dan Palestin.

A: insyaAllah ^^,. Oh ya, untuk mangsa banjir Thailand jugak.

" Sesungguhnya orang-orang yg bersedekah baik laki-laki mahupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia"

(Al-Hadid: 18)

" Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al-Quran) dan melaksanakan solat dan menginfakkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya secara diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi"

(Fatir: 29)

Mari jadi orang seperti Abdul Rahman Bin Auf yang menginfaqkan seluruh hartanya untuk Islam. Tidak lokek walau sedikit.

Mari jadi seperti golongan Ansar yang sangat2 bermurah hati memberikan harta, isteri juga untuk golongan Muhajirin!

Rasulullah s.a.w. Bersabda yang bermaksud: “Tidak akan dikurangi harta dengan sebab bersedekah, Allah tidak menambah keampunan seseorang hamba melainkan seseorang itu ditambahkan dengan kemuliaan. Tidaklah seseorang itu merendah diri kerana mengharapkan keredhaan Allah melainkan akan diangkatkan darjatnya.”

(H.R. Muslim)

Hebat kan Allah? Allah yang sangat2 Maha Pemurah kepada hamba-Nya!
Kita perlu tahu bahawa sebahagian dari harta kita, ada hak orang lain (yang lebih memerlukan). Maka, tunaikanlah hak mereka.

Sedekah atau infaq, tak semestinya pada harta sahaja,

“Setiap melakukan perkara yang baik itu adalah sedekah.”

(Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Senyum pun sudah dianggap sedekah. Paling kurang pun, senyum. tak susah pun kan? takde lah perlu banyak sangat tenaga yang diperlukan. hee~

Banyak sangat organisasi yang melancarkan tabung infaq. Salurkan sedekah anda walaupun sedikit. InsyaAllah ia sebagai salah satu pemberat mizan anda di sana kelak!


Hari ini hari sabtu ketiga, badan jadi tak sihat. Setiap hari sabtu, badan tak sihat. huu. Kifarah dosa dan Allah nak suruh berehat.



25 October 2011

Dosa dan Taat

0 Respon
Ibnul Qayyim (wafat 751 H) berkata :

“Berkata sebagian salaf : ‘Adakalanya seorang hamba berbuat dosa, namun masuk surga. Dan adakalanya seseorang mengerjakan ketaatan, namun masuk neraka’.

Bagaimana hal tersebut dapat terjadi ?

Hal ini karena orang yang berbuat dosa, maka seolah-olah dosa itu selalu di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan dosa tersebut sehingga membuat hatinya luluh, bertaubat, memohon ampunan kepada Allah, dan menyesali perbuatannya. Hal inilah yang menjadi sebab keselamatannya.

Adapun orang yang berbuat kebaikan, seakan-akan kebaikan itu selalu tampak di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan kebaikannya tersebut sehingga membuatnya takabur, ujub, dan merasa telah mendapatkan karunia. Hal itulah yang menjadi sebab kebinasaannya.

Dengan demikian, dosa dapat mendatangkan berbagai ketaatan dan kebaikan. Menimbulkan ibadah hati seperti perasaan takut terhadap azab Allah yang pedih, malu dan merasa hina di hadapan-Nya sambil menundukkan kepala, membuatnya menangis karena menyesali dosa yang pernah dilakukannya, serta mengharap ampunan dari Rabb-nya.

Pengaruh tersebut lebih bermanfaat bagi seorang hamba daripada ketaatan yang menjadikannya angkuh, sombong, menghinakan orang lain, dan melihat manusia dengan pandangan merendahkan.”

(Madarijus Salikin : 1/307, Ibnul Qayyim al-Jauziyah).



++ Semoga peroleh kebaikan dari perkongsian yg hanya dikopipes.

++ Tahniah dan terima kasih buat yg mengingati hari lahir saya semalam, 24 Oktober :)


09 October 2011

Erti Syukur

2 Respon
Wadi Rum,Jordan
Feb 2009

Erti Syukur


Syukur ialah terlihatnya tanda-tanda nikmat Allah pada lidah hambaNya dalam bentuk pujian, di hatinya dalam bentuk cinta kepadaNya, dan pada organ tubuh dalam bentuk taat dan tunduk

(Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah)


Bentuk konkrit syukur adalah lidah tidak menyanjung selain dari Allah, dan di hatinya tiada kekasih selain dari Dia. Sekalipun seseorang mencintai orang lain, ia mencintainya kerana Allah. Lalu cinta ini dialihkan ke organ tubuh, kemudian seluruh organ tubuh mengerjakan apa sahaja yang diperintahkan kekasih (Allah) dan menjauhi apa sahaja yang Dia larang.

Itulah figur orang syukur SEJATI

Kisah Rasulullah SAW

Saidatina Aisyah Radhiayallahu anha merasa hairan dengan Qiyamullail Rasulullah SAW. Baginda melakukannya sehingga kedua kakinya bengkak. Dengan nada takjub dan penuh tanda tanya, Aisyah berkata,

Engkau masih berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa silammu dan dosa-dosamu pada masa mendatang


Rasulullah SAW bersabda,

Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?
(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)


Rasulullah SAW tidak memahami syukur sebatas pujian dengan lidah. Menurut baginda, syukur ialah upaya seluruh organ tubuh untuk mengerjakan apa sahaja yang diredhai pemberi nikmat (Allah)

Syarat-syarat Syukur

Ibnu Al-Qayyim berkata,

"Syukur seseorang terasa lengkap jika memenuhi 3 syarat dan ia dikatakan orang bersyukur jika melengkapi ketiga syarat itu. Ketiga syarat tersebut adalah:

1. Ia mengakui nikmat Allah pada dirinya
2. Ia menyanjung Allah atas nikmat itu
3. Ia menggunakan nikmat itu untuk mendapatkan keredhaanNya

Sudahkan kita memenuhi ketiga-tiga syarat di atas?
Adakah kita termasuk dalam golongan mereka yang bersyukur?
Jom muhasabah diri!

Sungguh, jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah (nikmat kepada kalian

(Ibrahim: 8)
Sumber: Taujih Ruhiyah, Abdul Hamid Al-Bilali


01 October 2011

Mabrouk!

1 Respon
Barakallulakuma wa jama3a bainakuma fil khoir
buat Kakak kesayangan saya, Kak Atikah Adnan bersama Rizan Abdullah

Moga dengan terbinanya baitul muslim akan terus memacu laju dalam gerak kerja dakwah!

Jazakillah khairan kathira untuk setahun setengah yang sangat bermakna :')


p/s:
Simptom-simptom orang yang akan rasa kehilangan kakaknya adalah;

- tak contact selalu tapi rindu
- merajuk lamaaaaaaaaaa
- murung berpanjangan -.-"
- Menangis teresak-esak sebulan sebelum tarikh kawen (ni dah parah ni)


Ada yang mengingatkan,
Erti hidup pada memberi, kalau kita rasa kekurangan itu dan ini dalam menerima,
bersangka baiklah :)



I miss you :'(
oh, bilakah giliran saya akan tiba?

29 September 2011

Lelaki Tanpa Hati

0 Respon


Surat seorang pemuda kepada Imam As-Syahid Hassan Al- Banna;

Apakah anda pernah mendengar tentang lelaki tanpa hati? Maaf, jika hati yang dimaksud adalah salah satu anggota tubuh dari daging yang berwarna merah, tentu saja lelaki itu memilikinya. Yang dengannya dia dapat hidup dan menjalani kehidupannya. Akan tetapi hati yang bersemangat, kuat dan hidup, sayang sekali dia tidak memilikinya.

Dia mengetahui kebaikan meskipun kecil, dia juga tahu tempat-tempat samar atau keburukan. Seringkali dia merasa benar jika membaca perilaku seseorang dari wajahnya dan dia juga dapat memberi isyarat akan hal itu. Akan tetapi, dia tidak memiliki hati. Jika bertemu dengan teman lamanya, dia menyalaminya dan menggenggam erat tangannya dengan kuat, bahkan memeluknya. Namun, hatinya tetap kaku, beku, sama sekali tidak terpengaruh. Dia memberi nasihat kpd orng lain, "Jadilah kalian begini dan jadilah kalian begitu", serta menyebutkan dalil dan alasan, namun hatinya semakin keras dan tidak terpengaruh.

Dia tersenyum tatkala menerima berita gembira. Dia juga mengerutkan dahi saat menerima berita duka. Akan tetapi, kegembiraan dan kesedihannya hanyalah reaksi semata, sedangkan hatinya tetap diam dan tidak tergoncang.

Dia berdiri menunaikan solat dan berusaha khusyuk, membaca al-Quran dan berusaha memberikan sepenuh perhatian padanya. Ketika menunaikan solat, membaca al-Quran dengan berlagu serta khusyuk melakukannya, orang disekelilingnya berkata, " MasyaAllah, Dia orang yang khusyuk".... Akan tetapi bila dia meraba hatinya, dia mendapatinya tuli dan tidak khusyuk, walaupun memahami apa yang dibaca.

Saya dianugerahi akal, tapi hati saya hilang. Saya merasakan fikiran saya menyala-nyala, bekerja, hidup dan menunjukkan keberadaannya. Akan tetapi, ketika saya ingin merasakan hal itu pada hati saya, sama sekali tidak menemukannya.


Balasan surat dari Imam As-Syahid Hasan al-Banna kepada pemuda tersebut;

Saudaraku, engkau bukan orang yang hatinya mati seperti yang engkau kira. Akan tetapi, engkau adalah seorang pemuda yang perasaannya tajam, jiwanya bersih, dan nuraninya lembut. Seandainya tidak bersifat demikian, tentulah engkau tidak menuduh dirimu dan tidak engkau ingkari perasaanmu. Akan tetapi besarnya semangat dan jauhnya tujuan, membuatmu mengganggap kecil urusanmu yang besar dan engkau mengharapkan tambahan untuknya..

Berteman dengan orang-orang khusyuk yang selalu merenung, berbaur dengan orang-orang yang selalu berfikir dan menyendiri, dekat dengan orang-orang yang bertaqwa dan soleh- yang dari mereka terpancar hikmah dan dari wajah mereka terpancar cahaya, dan hati mereka bertambah dengan makrifah - dan jumlah mereka adalah sedikit- adalah ubat yang mujarab.

Carilah orang yang kondisinya membuatmu bangkit, perbuatannya membawamu berbuat baik dan jika engkau melihatnya maka engkau mengingati Allah.

Saudaraku, hati ada di tangan Allah. Dia merubahnya sesuai dengan kehendak-Nya. Oleh itu, bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, agar Dia memberikan kehidupan kepada hatimu, membuka dadamu dengan iman dan melimpahkan keyakinan kepadamu sebagai anugerah serta nikmat dari-Nya...

Wallahu a'lam

++ Saya sedang memikirkan bagaimana untuk menjadi kreatif?


06 August 2011

Kisah Awal Ramadhan 1432H

3 Respon

Bismillahirrahmanirrahim..


Hari ni masuk hari ke enam berpuasa, Alhamdulillah.
Bermakna, hari ni juga saya akan terbang pulang ke Malaysia.
Ramai yang jumpa saya, semua tanya,

'tak balik ke?'

hehe, sebabnya saya ni muka lepas exam je terus cabut balik ke Malaysia ;p
Tahun ni je lambat sikit. nak ramadhan di sini, dan sudah pulang ke Malaysia semasa bulan 2 dahulu.

Tadi, saya dan radin merancang untuk berbuka di luar. Sebab hari ni hari terakhir saya berbuka sebelum pulang. Hehe. Kami ke satu restoren di Mohandesin. Nak dijadikan cerita, kalau nak makan di situ, perlu ambil set buffet yg berharga 86 LE untuk seorang. Maka, kami membuat keputusan untuk take away sahaja.

Semasa perjalanan pulang, tiba-tiba teksi berhenti, ada seorang pemuda menghulurkan air kotak kepada pakcik teksi, dan kemudian kepada kami yang berada di belakang. Tercengang-cengang saya. Sebab lama sangat tak rasa suasana Ramadhan kat sini, dah lupa (pertama dan terakhir adalah semasa tahun 1) dan tak ada feel masa tu. Saya rasa macam "Waaaah! baiknya dia ni!"

Kemudian, teksi itu berhenti lagi, seorang bapa dan anak kecil menghulurkan plastik berisi 3 biji kurma. Sebagai juadah berbuka. lengkap untuk alas perut sementara masih dalam perjalanan. Air buah-buahan dan kurma.

Ni3ma ajrul 3amilin

"sebaik-baik pahala buat mereka yang beramal"

Mereka sangat beramal dengan hadis ini,

"Sesiapa yang menjemput orang yang berpuasa untuk berbuka, dia akan mendapat pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangkan sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut."

(Hadis riwayat Imam Tirmizi)

SubhanAllah!

Ada satu kisah yang saya dengar,

'Kawan saya dah sediakan sekotak kurma semasa bulan ramadhan ni, khas untuk diberikan kepada mereka yang susah"

Nak amalkan tak kat Malaysia?
Walaupun sebiji kurma pun, dikira amalannya inikan pula makan yang besar-besar.

Semasa berjalan-jalan untuk ke rumah, Radin cakap,

'Syila, nanti masuk to do list cara nak didik anak, ajak anak buat benda baik macam pakcik tadi buat dengan anak dia. Nanti dah besar, anak tu tahu apa yang perlu dia buat"

:)

Saya sangat bahagia hari terakhir saya berbuka di sini.

Dan sedih juga bila mengenangkan tadi hari terakhir untuk tahun ini bertarawih di Mesir.
Doa-doa yang dibaca semasa solat witir sangat lah menyentuh kalbu. Sangat merasakan bahawa mereka ikhlas dalam berdoa itu. Allah~

Semasa berjalan-jalan dalam supermarket Orange petang tadi, pekerja yang menjaga bahagian daging, ayam sedang membaca Al-Quran. Ramadhan sangat hidup!

Walaupun suasana itu seakan biasa di Mesir, tapi lagi ramai yang membacanya pada bulan Ramadhan ini di mana-mana sahaja mereka berada. Sedang menunggu Metro, bekerja, dalam teksi (mendengar bacaan Al-Quran) dan sebagainya, mereka hidup dengan Al-Quran.

Tazkirah tarawih semalam dan hari ini adalah berkisarkan Al-Quran

1) Baca satu huruf dalam Quran pun, sudah dikira 70 pahala, jadi hidupkanlah Ramadhan ini dengan Al-Quran. Ramadhan ini bulan Quran

2)
كانوا القرآن يمشي في الأرض

berulang-ulang kali imam membaca ayat ini.maksudnya adalah:

" Kamu adalah Al-Quran yang berjalan di atas bumi ini"

Huraiannya adalah, berakhlak lah kamu dengan Akhlak Al-Quran. Sepertimana Nabi Muhammad S.A.W. Al-Quran sebagai panduan dan manual hidup kita. di situ segalanya Allah dah perintah kan. Antara kita ini, mahu atau tidak beramal dengannya.


Alhamdulillah, segalanya selesai.
Doakan permusafiran saya dan sahabat saya dipermudahkan.
Juga keputusan peperiksaan yang bakal keluar dalam masa terdekat (kot)

Saya akan merindui Mesir. Berat hati nak tinggalkan bumi ini.
Cuma satu yang saya ingat pesan sahabat saya sebelum pulang ke Malaysia. Terima kasih kamu :)


01 August 2011

Guru saya (2)

0 Respon
Guru-guru SKCL 2 :)

Dari kiri:
Cikgu Rosniah, Cikgu baru (tak kenal), Ustazah Sazila, Ustaz Khalil, Motivator Amin Idris, Cikgu baru (tak kenal), Cikgu baru (tak kenal), Cikgu Saidatul, Cikgu Zainon



Ramadhan Kareem buat semua umat Islam di seantero dunia!

Sudah lama tidak kemaskini blog ini dengan hasil tulisan sendiri.
Nak sambung entry Guru saya yang tergendala dahulu.

Guru 2: Puan Rosniah Binti Zainol Abidin

Dari zaman abang sulung saya sehingga sekarang, beliau masih berkhidmat dengan setianya dan cemerlangnya di sekolah yang sama. Kagum dengan kegigihan beliau. Sangat!

Beliau mengajar pelajaran Sains. Zaman saya dahulu, panggil Cikgu Ros. Sekarang ni, Teacher Ros. Ya lah kan, zaman sudah berubah. pelajaran sains dahulu menggunakan bahasa melayu, kini bahasa inggeris. Maka panggilan untuk guru yang mengajarnya juga bertukar lah kan.

Beliau mula mengajar saya di sekolah dari darjah 5. tapi saya sudah mula tusyen dengan beliau dari darjah 4 kalau tak silap. Suaminya mengajar bahasa melayu, beliau mengajar Sains dan Matematik kot (lama sangat tinggal zaman sekolah rendah)


Semasa revolusi bulan Januari dahulu, beliau jugak lah yang risau-risau kan saya sehingga call ibu bapa s
aya. Terharu dapat cikgu macam ni. :')
Sampai sahaja di Pulau Pinang, ayah saya menceritakan semuanya dan saya pun mengkhabarkan tentang selamatnya saya tiba di tanah air. Terus dapat panggilan dari beliau.

Semasa sekolah rendah, beliau antara guru (selain cikgu Saidatul) yang banyak 'sokong' saya tatkala ada 'suara-suara' tak best semasa hari anugerah kecemerlangan semasa tahun 6. Banyak kisahnya, takpe. Itu kisah lama. Allah knows the best. Sebenarnya tak perlu ada dengki mendengki dan memerli atas kelayakan seseorang itu. Dan saya tahu, kenapa dan kenapa Allah tetapkan sedemikian, dan itu membuktikan siapa saya sekarang. Pilihan guru yang membuat keputusan tidak salah. Saya yakin! :')

Ok, abaikan kisah di atas. hihi


Satu yang cukup membuatkan saya terharu.
Semasa cuti musim panas tahun lepas, kebetulan saya pergi beraya di Perak dan menginap di sebuah hotel di Sitiawan. Saya pun mesej lah kedua-dua guru saya (Cikgu Saidatul, dan cikgu Rosniah) ni tentang kehadiran saya di situ, dengan harapan dapat berjumpa dengan mereka. Tetapi cikgu Saidatul ada di Tapah. Maka tiada rezeki untuk berjumpa lah macam tu. Cikgu Rosniah pula, kebetulan pergi ke Manjung pagi tu, untuk membeli barang. Sitiawan dan Manjung sebelah-sebelah je. Apabila saya sudah check out hotel, beliau masih berada di Manjung. Saya dan keluarga bergerak ke Manjung untuk breakfast dan ke rumah sepupu saya di sana. Cikgu pula ke Sitiawan, ke supermarket yang berdekatan dengan hotel saya itu. Bersilang-silang dah. Kecewa juga lah tak dapat berjumpa. Saya pun meneruskan perjalanan ke rumah sepupu saya. Sedang-sedang makan dan berehat di rumah sepupu saya, tiba-tiba dapat panggilan dari cikgu Rosniah, bertanyakan alamat rumah sepupu saya. Beliau nak juga berjumpa.Sudah dalam perjalanan katanya. Tak lama kemudian, beliau sampai dari apabila ditanya, dari mana, beliau cakap

Tadi dah sampai kat Kampung Koh dah pun. tapi bila fikir-fikir semula, rasa macam kena jumpa jugak, sebab lepas ni tak tahu bila lagi dapat jumpa

Kampung Koh tu dah separuh jalan dah nak sampai ke rumah beliau di Seberang Perak tu. Sanggup cikgu patah balik. Kasih guru terhadap anak muridnya. huu~ :')
Tersenyum lebar dan rasa terharuuu sangat apabila dapat guru yang sebegini. Walaupun sudah lama saya tinggalkan zaman sekolah rendah, tapi hubungan masih baik.

Alhamdulillah. Allah lah yang mengikat hati-hati kami.


Satu
yang saya pegang dalam diri. walaupun zaman sekolah rendah kita sudah lama ditinggalkan, tapi mereka lah yang banyak mendidik kita. Dari tadika ke sekolah rendah, itu adalah fasa untuk membentuk 'manusia'. Teringat kata-kata seorang murabbiyah,

Kalau saya jadi pemerintah, gaji termahal adalah guru tadika (dan sekolah rendah juga bagi pendapat saya sendiri)

Saya setuju sangat dengan beliau. Kalau dari kecil, unsur-unsur tak baik dah menyerap masuk dalam diri budak-budak kecil, rosak lah besarnya. Guru yang mendidik anak-anak kecil memerlukan kesabaran yang sangaat tinggi. Mendidik dengan sebaiknya, dengan izin Allah, besarnya menjadi s
yabab/ fatayaat yang hebat!

Guru-guru lain, saya tak lupakan jasanya. Semua guru yang pernah mengajar dari tadika sehingga zaman universiti ini adalah murabbi yang hebat-hebat semua. Dari mereka saya belajar erti kehidupan, tidak putus asa dalam hidup. Dari mereka juga banyak unsur tarbiyah yang saya dapat. Terima kasih Allah kerana kurniakan mereka yang baik hati budi! Sayang mereka kerana Allah


## Al-Fatihah buat Allahyarhamah Fatin Fasihah yang meninggal dunia pada malam 1 Ramadhan. Sempatkah kita sempurnakan Ramadhan kali ini dan berjumpa dengan Ramadhan tahun akan datang?

## Alhamdulillah, dapat sambut Ramadhan kedua di bumi Anbiyaa' ini. teruja nak sambut. Tapi dapat 5 hari sahaja. Masa tahun 1 dahulu, takde feel sangat nak sambut ramadhan kat sini. Duduk pun terpencil nun jauh di Fustat, tak dapat suasana sebenar Ramadhan tu.

## 4 hari bermusafir, penuh dengan sukaduka serta hikmah. Sayang semua


Andai ada air mata yang mengalir hari ini, kenangkan lebih banyak air mata yang pernah mengalir dahulu sehinggakan ada darah dan nyawa yang terkorban.

Moga terus kuat semua!