Showing posts with label tazkiatun nafs. Show all posts
Showing posts with label tazkiatun nafs. Show all posts

25 October 2011

Dosa dan Taat

0 Respon
Ibnul Qayyim (wafat 751 H) berkata :

“Berkata sebagian salaf : ‘Adakalanya seorang hamba berbuat dosa, namun masuk surga. Dan adakalanya seseorang mengerjakan ketaatan, namun masuk neraka’.

Bagaimana hal tersebut dapat terjadi ?

Hal ini karena orang yang berbuat dosa, maka seolah-olah dosa itu selalu di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan dosa tersebut sehingga membuat hatinya luluh, bertaubat, memohon ampunan kepada Allah, dan menyesali perbuatannya. Hal inilah yang menjadi sebab keselamatannya.

Adapun orang yang berbuat kebaikan, seakan-akan kebaikan itu selalu tampak di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan kebaikannya tersebut sehingga membuatnya takabur, ujub, dan merasa telah mendapatkan karunia. Hal itulah yang menjadi sebab kebinasaannya.

Dengan demikian, dosa dapat mendatangkan berbagai ketaatan dan kebaikan. Menimbulkan ibadah hati seperti perasaan takut terhadap azab Allah yang pedih, malu dan merasa hina di hadapan-Nya sambil menundukkan kepala, membuatnya menangis karena menyesali dosa yang pernah dilakukannya, serta mengharap ampunan dari Rabb-nya.

Pengaruh tersebut lebih bermanfaat bagi seorang hamba daripada ketaatan yang menjadikannya angkuh, sombong, menghinakan orang lain, dan melihat manusia dengan pandangan merendahkan.”

(Madarijus Salikin : 1/307, Ibnul Qayyim al-Jauziyah).



++ Semoga peroleh kebaikan dari perkongsian yg hanya dikopipes.

++ Tahniah dan terima kasih buat yg mengingati hari lahir saya semalam, 24 Oktober :)


09 October 2011

Erti Syukur

2 Respon
Wadi Rum,Jordan
Feb 2009

Erti Syukur


Syukur ialah terlihatnya tanda-tanda nikmat Allah pada lidah hambaNya dalam bentuk pujian, di hatinya dalam bentuk cinta kepadaNya, dan pada organ tubuh dalam bentuk taat dan tunduk

(Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah)


Bentuk konkrit syukur adalah lidah tidak menyanjung selain dari Allah, dan di hatinya tiada kekasih selain dari Dia. Sekalipun seseorang mencintai orang lain, ia mencintainya kerana Allah. Lalu cinta ini dialihkan ke organ tubuh, kemudian seluruh organ tubuh mengerjakan apa sahaja yang diperintahkan kekasih (Allah) dan menjauhi apa sahaja yang Dia larang.

Itulah figur orang syukur SEJATI

Kisah Rasulullah SAW

Saidatina Aisyah Radhiayallahu anha merasa hairan dengan Qiyamullail Rasulullah SAW. Baginda melakukannya sehingga kedua kakinya bengkak. Dengan nada takjub dan penuh tanda tanya, Aisyah berkata,

Engkau masih berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa silammu dan dosa-dosamu pada masa mendatang


Rasulullah SAW bersabda,

Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur?
(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)


Rasulullah SAW tidak memahami syukur sebatas pujian dengan lidah. Menurut baginda, syukur ialah upaya seluruh organ tubuh untuk mengerjakan apa sahaja yang diredhai pemberi nikmat (Allah)

Syarat-syarat Syukur

Ibnu Al-Qayyim berkata,

"Syukur seseorang terasa lengkap jika memenuhi 3 syarat dan ia dikatakan orang bersyukur jika melengkapi ketiga syarat itu. Ketiga syarat tersebut adalah:

1. Ia mengakui nikmat Allah pada dirinya
2. Ia menyanjung Allah atas nikmat itu
3. Ia menggunakan nikmat itu untuk mendapatkan keredhaanNya

Sudahkan kita memenuhi ketiga-tiga syarat di atas?
Adakah kita termasuk dalam golongan mereka yang bersyukur?
Jom muhasabah diri!

Sungguh, jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah (nikmat kepada kalian

(Ibrahim: 8)
Sumber: Taujih Ruhiyah, Abdul Hamid Al-Bilali


29 September 2011

Lelaki Tanpa Hati

0 Respon


Surat seorang pemuda kepada Imam As-Syahid Hassan Al- Banna;

Apakah anda pernah mendengar tentang lelaki tanpa hati? Maaf, jika hati yang dimaksud adalah salah satu anggota tubuh dari daging yang berwarna merah, tentu saja lelaki itu memilikinya. Yang dengannya dia dapat hidup dan menjalani kehidupannya. Akan tetapi hati yang bersemangat, kuat dan hidup, sayang sekali dia tidak memilikinya.

Dia mengetahui kebaikan meskipun kecil, dia juga tahu tempat-tempat samar atau keburukan. Seringkali dia merasa benar jika membaca perilaku seseorang dari wajahnya dan dia juga dapat memberi isyarat akan hal itu. Akan tetapi, dia tidak memiliki hati. Jika bertemu dengan teman lamanya, dia menyalaminya dan menggenggam erat tangannya dengan kuat, bahkan memeluknya. Namun, hatinya tetap kaku, beku, sama sekali tidak terpengaruh. Dia memberi nasihat kpd orng lain, "Jadilah kalian begini dan jadilah kalian begitu", serta menyebutkan dalil dan alasan, namun hatinya semakin keras dan tidak terpengaruh.

Dia tersenyum tatkala menerima berita gembira. Dia juga mengerutkan dahi saat menerima berita duka. Akan tetapi, kegembiraan dan kesedihannya hanyalah reaksi semata, sedangkan hatinya tetap diam dan tidak tergoncang.

Dia berdiri menunaikan solat dan berusaha khusyuk, membaca al-Quran dan berusaha memberikan sepenuh perhatian padanya. Ketika menunaikan solat, membaca al-Quran dengan berlagu serta khusyuk melakukannya, orang disekelilingnya berkata, " MasyaAllah, Dia orang yang khusyuk".... Akan tetapi bila dia meraba hatinya, dia mendapatinya tuli dan tidak khusyuk, walaupun memahami apa yang dibaca.

Saya dianugerahi akal, tapi hati saya hilang. Saya merasakan fikiran saya menyala-nyala, bekerja, hidup dan menunjukkan keberadaannya. Akan tetapi, ketika saya ingin merasakan hal itu pada hati saya, sama sekali tidak menemukannya.


Balasan surat dari Imam As-Syahid Hasan al-Banna kepada pemuda tersebut;

Saudaraku, engkau bukan orang yang hatinya mati seperti yang engkau kira. Akan tetapi, engkau adalah seorang pemuda yang perasaannya tajam, jiwanya bersih, dan nuraninya lembut. Seandainya tidak bersifat demikian, tentulah engkau tidak menuduh dirimu dan tidak engkau ingkari perasaanmu. Akan tetapi besarnya semangat dan jauhnya tujuan, membuatmu mengganggap kecil urusanmu yang besar dan engkau mengharapkan tambahan untuknya..

Berteman dengan orang-orang khusyuk yang selalu merenung, berbaur dengan orang-orang yang selalu berfikir dan menyendiri, dekat dengan orang-orang yang bertaqwa dan soleh- yang dari mereka terpancar hikmah dan dari wajah mereka terpancar cahaya, dan hati mereka bertambah dengan makrifah - dan jumlah mereka adalah sedikit- adalah ubat yang mujarab.

Carilah orang yang kondisinya membuatmu bangkit, perbuatannya membawamu berbuat baik dan jika engkau melihatnya maka engkau mengingati Allah.

Saudaraku, hati ada di tangan Allah. Dia merubahnya sesuai dengan kehendak-Nya. Oleh itu, bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, agar Dia memberikan kehidupan kepada hatimu, membuka dadamu dengan iman dan melimpahkan keyakinan kepadamu sebagai anugerah serta nikmat dari-Nya...

Wallahu a'lam

++ Saya sedang memikirkan bagaimana untuk menjadi kreatif?


19 July 2011

Dua sisi

0 Respon
Dua sisi,
Hamba yang diperjalankan.
Satu sisi berupa keyakinan dan semangat.
Dia menetapkan matlamat dan targetnya yang menjulang tinggi.
Dia aturkan jalan dan cara menjadi tangga untuk didaki.
Dia harus cekal, tabah dan sentiasa memotivasi diri, agar jangan berhenti memijak anak-anak tangga yang serupa.
Dia harus sabar dengan pengulangan yang mungkin mendera jiwa dan jasadnya.
Kerana satu sisi yang dia miliki ini adalah sisi berupa perjuangan dan kemenangan!

Dua sisi,
Hamba yang diperjalankan.
Sisi yang satu lagi ini berupa penyerahan dan keinsafan.
Dia hanya hamba yang digerakkan, jauh dari kesempurnaan.
Nikmat dan kekuatan yang dimiliki adalah milik Tuhan dan harus diraikan dengan kesyukuran dan ketaatan.
Sisi inilah yang menyucikan hati, yang menjadi sisi ketenangan dan keharmonian.
Sisi ini harus menanangis kalau melakukan dosa dan kesilapan.
Sisi inilah yang harus sentiasa mampir dengan Tuhan...

-anonymous-

11 July 2011

Misi Ramadhan bermula!

4 Respon
Pagi di Kaherah, Mesir
4.45am
11 Julai 2011

20 hari lagi untuk menyambut Ramadhan.

Misi Ramadhan sudah bermula

Alhamdulillah, tahun ini dapat berpuasa di bumi Anbiya' ini setelah kali terakhirnya pada tahun 1 (2007). Tapi tidaklah 30 hari di sini. Alhamdulillah, dengan hanya beberapa hari itu adalah nikmat besar. (kenapa tak tinggal di Mesir terus je? :P )

Ambil peluang keberkatan dan keizzahan Ramadhan di sini ;)

Saya masih tidak berkesempatan menyambut Ramadhan di Mekah (sebab ramai menunaikan umrah pada Ramadhan ini) Semenjak ditempatkan sementara di Jeddah semasa revolusi Februari lepas, hati terpanggil-panggil untuk menjejakkan kaki ke sana. Di Jeddah, nampak signboard yg bertulis Mekah dan Madinah. Mekah yang jauhnya kurang daripada 1 jam perjalanan (orang kata) dari Jeddah itu, rasa macam ruginyee tak dapat ke sana je terus. T_T

Tidak mengapa, bila sudah tiba saatnya, saya akan ke sana kembali. Mudah-mudahan. Ameen Ya Rabb!

Ramadhan kurang dari sebulan, bersediakah kita?

Mari hidupkan suasana Ramadhan mulai sekarang! Mulakan 'gear' dan rebut pahala Ramadhan ini dengan sebaiknya.

Allahumma Ballighna Ramadhan
Allahumma Ballighna Ramadhan
Allahumma Ballighna Ramadhan


Orang lain countdown untuk pulang ke Malaysia, kita countdown yang sampai dahulu(Ramadhan) sebelum pulang ke Malaysia. hehe :D


p/s:

## tinggal beberapa hari sebelum subjek terakhir untuk peperiksaan akhir ini (14 Julai 2011). Moga terus diberikan kekuatan.

## sangat serabut dengan isu Malaysia sekarang ini. dan buat saya stress!

## Kalian, semoga berjaya untuk Dinner 26 Julai nanti ye. Moga hadaf kalian tercapai. Doakan dari jauh :)

## saya suka buat entry tergantung kan? untuk 'Guru saya' tu, lepas exam jika diizinkan Allah, saya sambung ok?









0357
11 Julai 2011

16 June 2011

Ceramah pagi

3 Respon
Alhamdulillah, tengah pagi ni berkesempatan dengar ceramah pagi kat radio IKIM.fm :)

Maka, nak berkongsi serba sedikit mana yang dapat.

+++++++++++++++++++++++++++++++

Bismillahirrahmanirrahim..

Seseorang itu, apabila ada rasa kehambaan, apabila diuji, dia akan rasa dia layak diuji


Ada seorang Imam berkata (tak ingat Imam mana)

Seseorang itu dikira memberontak dengan Allah, apabila dia menghilangkan kebiasaan yang ada dalam dirinya

Contohnya,
Kita diberi ujian, kita masuk bilik, berkurung dalam bilik lama-lama. atau bunuh diri atau macam-macam yang pelik kita buat, beerti kita memberontak dengan Allah pada ketika itu.

Cubaaa bayaangkan betapa banyak kita dah buat benda-benda tak selalu kita buat apabila kita down???

Ada satu kisah ini,

Ada seorang hamba Allah, membeli sebiji tembikai dan membawanya pulang ke rumah, tatkala si isteri memotong buah tembikai itu, rupanya tawar. Si isteri pun berang.

Si suami berkata,
"Kamu marah dengan siapa? Dengan saya? saya membeli buah tembikai ini, dengan harapan buah itu manis, begitu juga dengan penjual dan petani. Semua mahu yang terbaik. Kamu marah begini, beerti kamu marah, memberontak dengan Allah"

Ulang lagi,

Seseorang itu, apabila ada rasa kehambaan, apabila diuji, dia akan rasa dia layak diuji

Jom fikir-fikirkan dan Selamat beramal! :D

p/s: tak sempat tengok gerhana bulan. Tapi tengok video pun dah rasa sebak, kalau tengok live, lagi lah kan? SubhanAllah!

03 April 2011

Ibu, Bapa

0 Respon
Dari riwayat Abu Hurairah RA, bahawasanya ada seorang anak laki-laki datang kepada Rasulullah SAW.

Ia berkata,
''Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak saya perlakukan dengan baik?'' Nabi menjawab, ''Ibumu.'' Ia bertanya lagi, ''Kemudian siapa lagi?'' Nabi menjawab, ''Ibumu.'' Kemudian ia bertanya lagi, ''Kemudian siapa lagi?'' Nabi menjawab, ''Ibumu.'' Ia masih bertanya lagi, ''Kemudian siapa lagi?'' Nabi menjawab, ''Bapakmu.''

(HR Bukhari dan Muslim).
+++++++++++++++++++

A father finds special fulfillment in his relationship with his daughters for the prophet Muhammad said of his youngest daughter:

“Fatimah is a part of me and i am a part of her. her happiness is my happiness and her pain is my pain.”
++++++++++++++++++

++ Teaser untuk post terbaru saya akan datang. Tunggu sehingga tamat ENT End Round Exam Rabu ini insyaAllah. Moga diberikan kekuatan dan ilham oleh Allah untuk menulis dan berkongsi.


++ Bittaufiq wannajah sahabat tahun 4! :)

24 January 2011

Bermanfaat (edited)

6 Respon
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"
[Al-Hadith]

Apa yang tergerak dalam hati kita apabila mendengar ayat "bermanfaat bagi orang lain"?

tolong buat kerja rumah?
tolong kawan yang sedang sakit?
tolong masak kat dapur?
belajar sama-sama?

Manusia

Manusia ni siapa ye?
Kenapa manusia diciptakan?

Sudah pasti manusia adalah makhluk ciptaan Allah. Kita ini adalah sebaik-baik ciptaan.Kita ini beruntung, beruntung sangat. Allah tidak akan menciptakan kita sia-sia. Mesti ada sebab kan?

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi"....."
Al-Baqarah :30
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu"
Az-Zariyaat:56
Jom kita teliti dan muhasabah semula, di sebalik wujudnya diri kita ini di dunia ini.
Sudahkah kita menunaikan hak dan amanah Allah ini?

Kita ini masih main-main lagi. Masih tidak serius dengan tugas kita yang sebenarnya. Buktinya? bumi yang semakin nazak. berzina, buang anak, hedonisme* itu seolah-olah perkara biasa. Kita tengok insan sekeliling kita. Keluarga, saudara mara, sahabat dari sekolah rendah sampai universiti. Itu pun sudah dirasakan beban yang berat terpikul di bahu. T__T

Kisah Umar:

Saidina Umar semasa jahil dan semasa keislamannya adalah orang yang sama. Tetap seorang yang bengis, tegas dan garang! Cuma bagaimana Umar menggunakan sifatnya itu adalah dengan memberi manfaat kepada umat, demi Islam :)

Umar mencabar sesiapa yang berani untuk menghalangnya dan mengejarnya semasa berhijrah. Betapa beraninya umar bila mana syaitan pun takut untuk berhadapan dengan Umar sendiri dan melalui jalan yang sama Umar lalu.

Hebatnya Umar semasa jahiliyyah dia, hebat juga Umar semasa keislamannya.

Begitulah kita, kita gunakan pengaruh kita untuk memanfaatkan kepada Islam. Jika kita pandai menulis novel, tulislah novel yang dapat memberi ibrah* dan menyentuh hati manusia untuk lebih mendekat Islam.

Lebihan*

Apa maksud lebihan atau saki baki itu?

tidak menyumbang dan tidak mengubah apa-apa.

Lebihan= waste products

Waste products= urine = stools= sweat (dan sewaktu dengannya)

Memang dah jelas kan yang kita tidak memerlukan lebihan itu.

Andai kata kita ini tergolong dalam "lebihan dunia" atas sebab kita ini tidak menyumbang dan tidak mengubah apa-apa, hidup atau matinya kita tiada kesan langsung. Ibarat mati katak?

Na'uzubiilah.

Janganlah sepanjang hidup kita ini, hanya menjadi lebihan semata-mata. Takut-takut nanti Allah tak pandang kita pun. Barulah waktu itu kita akan menyesal. Gunakan potensi diri untuk kita menjadi penyumbang kepada Umat Islam.

" Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata, 'Mengapa kamu menasihati kaum yang akan dibinasakan atau diazab Allah dengan azab yang sangat keras?" Mereka menjawab, "Agar kami mempunyai alasan (lepas tanggungjawab) kepada Tuhanmu, dan agar mereka bertaqwa' "
Al-A'raf:164

Setiap kita mempunyai tanggungjawab. Buat yang merasai tanggungjawab itu, jalankanlah tugas 'amar makruf nahi mungkar' itu. Allah yang suruh. bukan saya. Nanti Allah tanya tentang sumbangan kita untuk Islam, kita ada jawapan untuk soalan itu.

Wahai manusia, janganlah sampai Allah tarik hidayah itu dan tak bagi-bagi dah lepas ini, baru kamu mahu menyesal. Kita tak tahu, bila dan bagaimana Allah ambil nyawa kita, selagi mana sempat, mari memanfaatkan satu sama lain :)

Semoga pengakhiran kita, adalah dengan pengakhiran yang baik dalam Iman dan Islam. Ameen.


*hedonisme: ajaran filasafat, yang membawa maksud bahawa tujuan hidup terfungsi adalah kesenangan.

*ibrah: pengajaran

*lebihan: terima kasih Ayu Amiza dan Fathiyyah

++ Musibah@sakit adalah kifarah dosa kita. (orang lain pergi sekolah, kita update blog)
++ Ada satu lagi hutang blog. Doakan supaya idea datang bagai mencurah-curah ke ladang gandum :P
++ 7 bulan